
Ukuran ID card tidak selalu sama. Untuk kartu berbentuk seperti kartu ATM atau kartu bank, ukuran yang paling umum mengacu pada ISO/IEC 7810 ID-1, yaitu sekitar 85,60 × 53,98 mm atau 8,56 × 5,398 cm. Namun, ID card karyawan, kartu panitia, kartu peserta, dan kartu event juga dapat dibuat dengan ukuran yang berbeda sesuai kebutuhan.
Karena itu, sebelum membuat desain atau memesan cetak ID card, penting untuk mengetahui ukuran kartu jadi, orientasi desain, area aman, dan kebutuhan bleed. Panduan berikut membahas ukuran ID card yang umum digunakan serta cara menyiapkan file desain agar hasil cetaknya sesuai.
Berapa Ukuran ID Card Standar?
Jika yang dimaksud adalah ukuran kartu identitas yang mengikuti standar ISO, format yang paling umum adalah ID-1.
| Format | Ukuran mm | Ukuran cm | Penggunaan |
|---|---|---|---|
| ID-1 | 85,60 × 53,98 mm | 8,56 × 5,398 cm | Kartu identitas dan kartu berbentuk kartu bank |
| ID-2 | 105 × 74 mm | 10,5 × 7,4 cm | Kartu identitas berukuran lebih besar |
| ID-3 | 125 × 88 mm | 12,5 × 8,8 cm | Format kartu identitas berukuran besar |
| ID-000 | 25 × 15 mm | 2,5 × 1,5 cm | Format kartu berukuran sangat kecil |
ISO/IEC 7810 mendefinisikan empat format tersebut sebagai ukuran kartu identifikasi. Dalam standar tersebut, ID-1 memiliki ukuran nominal 85,60 × 53,98 mm dan ketebalan nominal 0,76 mm. Versi ISO/IEC 7810:2019 merupakan versi yang saat ini tercatat sebagai standar yang berlaku.

Ukuran ID Card dalam CM
Untuk kebutuhan desain dan komunikasi dengan percetakan, ukuran ID card sering lebih mudah dipahami dalam sentimeter.
Ukuran ID-1 adalah:
85,60 × 53,98 mm = 8,56 × 5,398 cm
Dalam praktik desain, angka tersebut sering dibulatkan menjadi sekitar 8,56 × 5,4 cm.
Namun, jangan langsung menyamakan semua ID card di Indonesia dengan ukuran tersebut. ID card perusahaan atau instansi dapat menggunakan ukuran khusus sesuai desain, holder, lanyard, atau kebutuhan organisasi.
Sebagai contoh, Pedoman Identitas Kementerian Kesehatan menetapkan ukuran ID card internal mereka sebesar 85 × 55 mm. Ini menunjukkan bahwa ukuran ID card institusi dapat berbeda dari ukuran ISO ID-1.
Ukuran ID Card dalam Pixel
Berbeda dengan mm dan cm, ukuran dalam pixel bergantung pada resolusi.
Untuk desain cetak dengan resolusi 300 ppi, ukuran ISO ID-1 sekitar:
85,60 × 53,98 mm ≈ 1011 × 638 pixel
Angka pixel tersebut merupakan hasil konversi ukuran fisik ke pixel pada 300 ppi. Karena itu, tidak ada satu ukuran pixel yang berlaku untuk semua kebutuhan desain. Jika resolusi berubah, jumlah pixel juga berubah.
Contohnya:
| Ukuran Fisik | Resolusi | Perkiraan Pixel |
|---|---|---|
| 85,60 × 53,98 mm | 300 ppi | 1011 × 638 px |
| 85,60 × 53,98 mm | 150 ppi | 506 × 319 px |
| 85,60 × 53,98 mm | 96 ppi | 324 × 204 px |
Untuk kebutuhan cetak, penggunaan resolusi sekitar 300 ppi sering dijadikan acuan kerja agar elemen raster seperti foto dan gambar tetap tajam. Namun, spesifikasi akhir file tetap sebaiknya mengikuti kebutuhan proses produksi percetakan.
Apakah Ukuran ID Card Karyawan Harus 85,6 × 54 mm?
Tidak selalu.
Ukuran 85,6 × 54 mm sering digunakan ketika desain ingin mengikuti bentuk kartu standar ID-1. Ukuran ini praktis untuk kartu yang disimpan di dompet atau card holder.
Namun, perusahaan dapat menggunakan ukuran yang berbeda apabila ID card akan dipasang pada lanyard dan membutuhkan area informasi yang lebih luas.
Karena itu, sebelum membuat desain, tentukan terlebih dahulu:
- Apakah kartu digunakan dengan card holder?
- Apakah kartu menggunakan lanyard?
- Apakah orientasinya portrait atau landscape?
- Apakah perlu foto, jabatan, nomor identitas, barcode, atau QR code?
- Berapa ukuran holder yang akan digunakan?
Dengan menentukan hal tersebut sejak awal, risiko desain tidak sesuai dengan ukuran kartu jadi dapat dikurangi.
Ukuran ID Card untuk Acara dan Panitia
ID card untuk event tidak harus mengikuti ukuran ISO ID-1.
Untuk acara, seminar, pameran, konferensi, sekolah, atau kegiatan organisasi, ukuran kartu dapat dibuat lebih besar agar nama, jabatan, kategori peserta, atau informasi lainnya lebih mudah terlihat.
Dalam praktik percetakan, istilah seperti B1, B2, B3, atau B4 juga dapat digunakan untuk menyebut ukuran badge tertentu. Namun, penamaan tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai standar internasional karena ukuran dan penggunaan istilah dapat berbeda antarvendor.
Karena itu, saat memesan ID card, lebih aman menyebutkan ukuran jadi dalam milimeter atau sentimeter, bukan hanya menyebut “B1” atau “B2”.
Contohnya:
“Saya ingin ID card ukuran jadi 65 × 102 mm, portrait.”
Cara seperti ini mengurangi risiko perbedaan interpretasi ukuran antara pemesan dan percetakan.
Perbedaan ID Card ISO dan ID Card Custom
Perbedaan utamanya terletak pada tujuan penggunaan.
ID card ISO/ID-1 biasanya dipilih ketika kartu membutuhkan ukuran yang menyerupai kartu bank dan mudah disimpan di card holder.
ID card custom lebih fleksibel karena ukuran dapat disesuaikan dengan kebutuhan acara, perusahaan, sekolah, organisasi, atau sistem identifikasi tertentu.
Contoh penggunaan ID card custom antara lain:
- ID card karyawan
- ID card siswa
- ID card guru
- ID card panitia
- ID card peserta event
- Visitor card
- Membership card
- Kartu akses
- Kartu identitas organisasi
Jadi, istilah “ukuran ID card standar” sebaiknya tidak dipahami sebagai hanya satu ukuran yang wajib digunakan untuk semua jenis kartu.

Ukuran File Desain ID Card Sebelum Dicetak
Ukuran kartu jadi dan ukuran file desain tidak selalu sama.
Jika desain menggunakan background atau elemen yang mencapai tepi kartu, percetakan biasanya membutuhkan bleed agar setelah proses potong tidak muncul garis putih di bagian tepi. Besarnya bleed dapat berbeda tergantung metode produksi dan spesifikasi percetakan.
Selain bleed, perhatikan juga safe area.
Informasi penting seperti nama, jabatan, nomor identitas, logo, barcode, dan QR code sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan garis potong.
Sebelum mengirim file, tanyakan kepada percetakan mengenai:
- Ukuran kartu jadi.
- Ukuran kanvas/file kerja.
- Bleed yang dibutuhkan.
- Area aman.
- Mode warna.
- Resolusi gambar.
- Format file yang diminta.
Untuk kebutuhan produksi profesional, spesifikasi dari percetakan tetap menjadi acuan akhir karena setiap metode cetak dapat mempunyai kebutuhan teknis yang berbeda.
Portrait atau Landscape, Mana yang Lebih Baik?
Tidak ada orientasi yang selalu paling tepat.
Portrait cocok ketika informasi ingin disusun secara vertikal, misalnya foto berada di bagian atas kemudian nama dan jabatan di bawahnya.
Landscape lebih sesuai jika informasi utama dibuat melebar, misalnya logo, nama, jabatan, dan barcode disusun dalam satu bidang horizontal.
Pilihan orientasi sebaiknya disesuaikan dengan:
- isi informasi,
- ukuran kartu,
- posisi foto,
- holder,
- lanyard,
- dan gaya visual brand.
Yang paling penting adalah menentukan orientasi sebelum layout desain dibuat sehingga komposisi tidak perlu diubah ketika masuk proses produksi.
Tips Membuat Desain ID Card yang Siap Cetak
Sebelum file dikirim ke percetakan, lakukan beberapa pengecekan sederhana.
1. Pastikan ukuran kartu sudah benar
Gunakan ukuran final dalam mm atau cm dan jangan hanya mengandalkan ukuran pixel.
2. Perhatikan bleed
Jika desain memenuhi seluruh tepi kartu, gunakan bleed sesuai spesifikasi percetakan.
3. Beri jarak aman
Jangan meletakkan teks atau elemen penting terlalu dekat dengan garis potong.
4. Gunakan gambar berkualitas
Foto yang terlalu kecil dapat terlihat pecah ketika dicetak.
5. Periksa data
Pastikan nama, jabatan, nomor identitas, barcode, QR code, dan informasi lainnya sudah benar sebelum masuk produksi.
6. Pastikan orientasi sesuai
Periksa kembali apakah desain sudah portrait atau landscape sesuai kebutuhan.
7. Konfirmasi ukuran dengan percetakan
Jika menggunakan ukuran custom, minta konfirmasi ukuran jadi sebelum desain final dibuat.
Tabel Ringkas Ukuran ID Card
| Kebutuhan | Ukuran yang dapat digunakan |
|---|---|
| Format kartu standar ISO ID-1 | 85,60 × 53,98 mm |
| Pendekatan praktis | sekitar 8,56 × 5,4 cm |
| ID card instansi | Dapat berbeda sesuai pedoman instansi |
| ID card event | Dapat menggunakan ukuran custom |
| ID card dengan lanyard | Sesuaikan dengan holder dan kebutuhan informasi |
| File desain | Sesuaikan dengan ukuran jadi, bleed, dan safe area |
Kesimpulan
Ukuran ID card tidak hanya terdiri dari satu ukuran yang berlaku untuk semua kebutuhan.
Untuk kartu yang mengikuti standar ISO, ID-1 berukuran 85,60 × 53,98 mm merupakan format yang umum digunakan. Namun, ID card perusahaan, instansi, sekolah, panitia, dan event dapat menggunakan ukuran yang berbeda sesuai kebutuhan.
Karena itu, sebelum membuat desain ID card, pastikan terlebih dahulu ukuran kartu jadi, orientasi, holder, area aman, bleed, dan spesifikasi file yang dibutuhkan.
Jika Anda membutuhkan cetak ID card custom, Citra Mandiri dapat membantu menyesuaikan spesifikasi ukuran dan kebutuhan desain sebelum masuk proses produksi.
Baca Selanjutnya