
Custom packaging untuk makanan dan minuman merupakan cara populer tidak hanya untuk membedakan produk makanan Anda dari pesaing, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang menarik dan berkesan bagi konsumen.
Packaging makanan dan minuman umumnya digunakan untuk melindungi dan menjaga kualitas isinya selama penyimpanan, pengiriman dan distribusi. Jenis packaging ini juga dapat memberikan informasi kepada konsumen tentang bahan-bahan, informasi gizi dan tanggal kadaluwarsa. Berikut ini adalah daftar 15 jenis kemasan F&B teratas yang Citramandiri rangkum untuk Anda:
Botol kaca: kaca adalah bahan ramah lingkungan, 100% dapat didaur ulang dan dapat digunakan ulang berkali-kali tanpa kehilangan kualitasnya. Namun, kekuatannya yang rapuh membuatnya sedikit lebih rumit dan mahal untuk dikirim ke seluruh penjuru tempat.
Kaleng logam: kaleng logam atau aluminium dapat didaur ulang dan dapat didaur ulang berkali-kali tanpa kehilangan kualitasnya. Hubungi departemen sampah atau daur ulang setempat untuk mengetahui cara membuang kaleng logam dan logam secara umum.
Botol atau wadah plastik: plastik dapat diproduksi dengan biaya murah dan efisien, tetapi juga cukup mencemari lingkungan.
Kotak/Box: kotak, seperti untuk sereal dan pasta, hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran dan jika terbuat dari kertas atau karton, sepenuhnya dapat didaur ulang.
Tas/Bag: Tas untuk makanan merupakan cara yang efisien dan hemat biaya untuk mengemas dan mengangkut camilan dan barang makanan lainnya, seperti keripik atau kopi.
Botol: Botol digunakan untuk berbagai jenis makanan, seperti selai atau acar. Botol ini sering terbuat dari kaca dan oleh karena itu mengikuti aturan daur ulang yang sama dengan botol kaca yang disebutkan di atas.
Kantong: Kantong merupakan cara yang praktis untuk menyimpan dan mengangkut camilan, cairan atau makanan, seperti jus atau sup.
Tray: tray, yang tidak boleh disamakan dengan kotak tray dan sleeve, sering digunakan untuk barang-barang yang lebih berat, seperti makanan beku atau produk roti.
Karton: karton sering terbuat dari Tetra Pak dan dirancang untuk kuat, ringan dan mudah didaur ulang. Biasanya digunakan untuk mengangkut cairan, seperti susu atau jus.
Kaleng: kaleng adalah salah satu cara paling umum untuk mengemas minuman misalnya soda dan bir. Karena terbuat dari aluminium, kaleng biasanya dibuang dan didaur ulang sebagai logam.
Pembungkus: pembungkus makanan membantu menjaga kesegaran makanan dan mencegahnya busuk dan dapat digunakan untuk barang-barang seperti daging deli atau keju.
Gelas: Gelas makanan adalah cara yang praktis untuk menikmati makanan saat bepergian dan dalam kebanyakan kasus dapat didaur ulang, seperti gelas untuk yogurt atau es krim.
Blister: kemasan blister sering digunakan untuk mengemas obat-obatan dan suplemen, seperti tablet atau kapsul.
Tabung: tabung biasanya dirancang untuk barang-barang yang basah atau berminyak, misalnya pasta gigi maupun salep.
Sachet: sachet makanan biasanya merupakan cara praktis untuk menyimpan dan mengangkut makanan dalam jumlah kecil, seperti kantong teh individu atau paket gula.
Kesimpulannya, packaging makanan dan minuman harus sesuai dengan produk yang Anda buat dan hasilkan. Jadi Anda perlu memulai dan bekerja sama dengan spesialis packaging makanan dan minuman kami yang handal akan membantu Anda membuat packaging yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Citramandiri dan Printhink menawarkan beragam persediaan packaging untuk kebutuhan makanan dan minuman apapun dengan berbagai bahan dan material yang ramah lingkungan. Dari stiker dan label custom hingga gambar dan pola yang dipesan lebih dahulu untuk box packaging Anda, kami memiliki banyak pilihan untuk Anda pilih. Temukan box packaging makanan dan minuman untuk produk F&B Anda yang dapat disesuaikan yang membuat perbedaan besar hari ini, kapan lagi, segera diskusikan dan hubungi tim kami, pastikan kami akan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Baca Selanjutnya